Skip to content Skip to footer
Bagian Otak Anak yang Terdampak Adiksi Digital
Berbagai penelitian menunjukan bahwa kecanduan digital dapat mengubah cara kerja dan struktur anak, diantaranya adalah :​
  • Area prefrontal yang mengatur pengambilan keputusan dan pengendalian emosi menjadi kurang aktif
  • Bagian otak yang berperan penting dalam mengendalikan perilaku juga terganggu, sehingga anak kehilangan kendali atas penggunaan internetnya.
  • Kerusakan juga terjadi pada hubungan antara korteks prefrontal dan ganglia basal yang menyebabkan perilaku impulsif dan sulit dikendalikan.

Terdapat 7 Risiko Utama dan Contohnya

1. Kontak dengan orang asing

Anak mendapatkan pesan pribadi yang tidak senonoh dari pengguna platform yang ia kenal secara daring

2. Terpapar konten tidak sesuai

Anak terpapar dengan konten pornografi, kekerasan, atau konten berbahaya lainnya yang tidak sesuai untuk peruntukan anak

3. Eksploitasi anak sebagai konsumen​

Pemasaran produk yang tidak sesuai usia. Misal: pembelian dalam aplikasi (in-app purchases), judi online yang tampilannya seperti game

4. Mengancam keamanan data pribadi anak

Nama lengkap, ulang tahun hingga alamat tempat tinggal diberikan kepada pihak ketiga tanpa pemahaman bagaimana data tersebut akan digunakan

5. Menimbulkan adiksi

Anak bermain gim online hingga larut malam, menyebabkan kurang tidur dan menurunnya prestasi akademik.

6. Gangguan kesehatan psikologi

Anak merasa cemas dan depresi karena dibandingkan dengan standar kecantikan di ruang digital, lalu mencoba diet esktrem yang berbahaya.

7. Gangguan fisiologis anak

Anak mengalami mata lelah (myopia), postur bungkuk, dan obesitas karena terlalu lama duduk di depan layar tanpa aktivitas fisik.